Kalau pas jalan-jalan ke New York hari Minggu, teman-teman bisa jadwalkan untuk mengunjungi area Brooklyn, terutama di sekitar Brooklyn Bridge dan Manhattan Bridge.
Brooklyn Flea Market di Dumbo
Kenapa mesti hari Minggu? Soalnya, pas di area Dumbo, tepatnya di bawah jembatan Manhattan ada semacam pasar rakyat bernama Brooklyn Flea Market. Pasar ini ada setiap hari Minggu dari bulan April hingga Oktober.

Kenapa November sampai Maret tidak ada? Tebakan saya sih ya karena musim dingin. Kan ya susah juga jualan di luar ruangan sambil kedinginan? Hehehe
Yang dijual di sini ada macam-macam sih dari mulai pakaian, sepatu, dan tas bekas maupun baru, juga ada kerajinan tangan, barang-barang koleksi, juga makanan dan minuman. Kalau boleh dibandingkan, mungkin mirip dengan Sunday Morning (SunMor) di UGM. Cuma kalau SunMor jauh lebih besar.

Kalau punya banyak waktu, bisa tengok satu per satu vendor yang ada, kemudian kalau udah mulai capek, bisa duduk di area yang dekat dengan penjual makanan.
Untuk teman-teman Muslim yang ingin jajan juga jangan khawatir. Ada satu food truck yang menyediakan makanan halal. Menunya lebih ke makanan Amerika seperti hot dog dan burger, juga menu Timur Tengah seperti Kebab.
Selain itu juga ada pilihan makanan India yang bernama Dosa. Menu makanan yang dijual di warung dosa ini semua vegetarian, jadi juga aman dikonsumsi oleh Muslim.
Environmental Education Center
Masih di area Dumbo, tidak jauh dari lokasi Brooklyn Flea Market, ada tempat yang bernama Environmental Education Center. Di dalamnya ada beberapa hewan dan pengetahuan mengenai hewan-hewan tersebut. Ada juga peraga-peraga edukatif yang bisa dimainkan oleh anak-anak.
Tempat ini cocok buat teman-teman yang suka dengan pengetahuan alam terutama biologi dan juga kalau jalan-jalan bersama anak-anak. Pasti anak-anak akan suka mampir ke sini.
Oya selain itu, di lokasi ini ada toilet umum juga. Jadi misalnya habis jajan-jajan di Brooklyn Flea Market terus kebelet pipis gitu ya bisa mampir ke lokasi ini.
Ya ambil hikmahnya aja kan ya? Sambil mampir pipis, sambil belajar ilmu alam. HEHEHE
Tidak jauh dari lokasi Enviromental Education Center ini ada lokasi yang berada di antara Manhattan Bridge dan Brooklyn Bridge. Cocok banget buat yang mau ambil foto dan mengabadikan momen ketika berada di antara dua jembatan ikonik yang ada di New York.
Menyeberangi Brooklyn Bridge
Nah ini yang paling penting ya kayaknya kalau lagi di New York, menyeberangi Brooklyn Bridge!
Jembatan ini sangat terkenal dan ada di adegan film-film atau film seri seperti Sex and the City, Spiderman, Fantastic Four, The Siege, dan lain-lain. Jadi sayang banget kalau sampai kelewatan tidak mengambil kesempatan untuk menyeberangi jembatan ini.
Panjang jembatan ini sekitar 1,8 kilometer. Jadi tidak terlalu masalah sih untuk jalan dari ujung ke ujung. Tidak perlu khawatir bersaing dengan kendaraan bermotor ya. Karena jembatan ini ada dua tingkat. Yang bawah untuk kendaraan bermotor dan yang bagian atas untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda.
Di musim panas, biasanya banyak pengunjung memadati area jembatan ini. Terutama kalau hari Minggu. Tapi kalau mau efisien sekalian mengunjungi Brooklyn Flea Market memang jadinya ya hari Minggu di musim panas adalah salah satu pilihan yang tepat.
Jangan terlalu khawatir sih karena meskipun banyak pengunjung, kita bakal tetap dapat kesempatan foto-foto kok. Hehehe
Dari jembatan ini kita bisa lihat di seberang sana ada Patung Liberty dan di seberang yang lain ada Manhattan Bridge.
Sebagai perbandingan, satu setengah tahun sebelumnya saya dan Pak Jay juga pernah mengunjungi Brooklyn Bridge di musim dingin. Lebih sepi sih, tapi ya lebih dingin juga. Karena selain udaranya yang dingin, juga ditambah angin yang kencang.
Menyeberangi Manhattan Bridge
Kalau masih kuat jalannya, bisa sekalian menyeberangi Manhattan Bridge. Jembatan ini dan Brooklyn Bridge sama-sama menghubungkan Manhattan dengan Brooklyn. Panjangnya ya sebelas duabelas, tapi agak panjang sedikit sih. Sekitar 2 kilometer gitu.
Tapi kalau habis dari menyeberangi Brooklyn Bridge tadi udah capek, jangan khawatir! Kita tetap bisa menyeberangi Manhattan Bridge sambil duduk naik kereta dengan bermodalkan $2.75 saja. Sebuah solusi yang tepat yang bisa membuat kita beres menyeberangi jembatan ini tanpa perlu capek.
Sambil naik kereta ini kita juga bisa melihat Brooklyn Bridge di seberang. Jadi semacam wang-sinawang gitu deh. Pas di Brooklyn Bridge kita lihat ke Manhattan Bridge, sebaliknya pas di Manhattan Bridge kita bisa lihat Brooklyn Bridge.
Dari semua lokasi jalan-jalan yang saya sebutkan di atas, semua bisa dikunjungi dengan gratis. Kecuali kalau di Brooklyn Flea Market jajan atau beli barang ya, dan kalau nyeberang Manhattan Bridge naik kereta. Tapi pada intinya sih ini jalan-jalan murah meriah.
Oya, buat yang belum baca artikel saya sebelumnya, bisa kunjungi juga ya. Ada rekomendasi 9 lokasi jalan-jalan hemat di New York.
Untuk artikel selanjutnya akan saya tuliskan kunjungan kami ke Ellis Island dan Liberty Island untuk mengunjungi Patung Liberty. Insya Allah segera akan saya posting ya dalam beberapa hari ke depan.
Semoga bermanfaat!
Nice
LikeLike
Thank you!
LikeLike
Wahhhh seru banget nih perjalanannya mbak. Berfoto di Brooklyn Bridge emang suatu keharusan kalau jalan-jalan ke NY nih mbak. Hehe
Salam kenal dari kami Travel Blogger Ibadah Mimpi
LikeLike
Salam kenal kembali. Terima kasih sudah mampir! 🙂
LikeLike
Hi mba, wah pas banget nih nemu artikel ini sebelum perjalanan saya ke nyc. Sekalian saya mau nanya ya mba, apakah boleh naik pesawat ke usa bawa rice cooker atau pot electric? Saya tu perut kampung, kalau gak ada nasi lebih dari 2 hari, perutnya kembung 😅 Kalau beras dll nanti beli disana aja deh, penting alat masaknya dulu nih wkwk
LikeLike
Dari aturan yang ada, sepertinya tidak ada larangan membawa alat elektronik termasuk rice cooker. Tapi sebenarnya tidak terlalu penting kok untuk bawa rice cooker atau pot electric dari Indonesia ke US, karena:
1) Kalau hanya untuk perjalanan wisata atau kunjungan sementara, bisa beli makanan di restoran makanan Indonesia, Thailand, Middle Eastern (di New York ada banyak). Di resto Indonesia, Thailand, Middle Eastern pasti ada menu nasinya. Atau kalau mau versi murah-meriah sih, bisa beli di grocery store yang besar seperti Target, biasanya ada nasi instan kemasan yang tinggal dimasukkan microwave.
2) Kalau untuk tinggal di US, beli rice cooker di amazon.com aja ketika udah sampai di US. Banyak pilihan dan jenisnya disesuaikan kebutuhan dan kemampuan dompet.
Selamat mempersiapkan perjalanan ke New York!!
LikeLike
Waahh terima kasih langsung direply. Oh ada nasi instan ya mba, oke bakal aku catat. Terima kasih infonya mba. Eh maaf boleh nanya 1 lg, kalau misal aku bawa bubuj kopi item dan ramen, apakah aman? Aku baca2 bawa beras agak risky, oke skip bisa beli di asian stores sana. Nah kopi nih, agak personal kan biasanya ahaha sukanya bean tertentu. Kira2 sarannya gimana mba? Terima kasih
LikeLike
Untuk makanan yang siap saji (termasuk ramen/mie instan, kopi bubuk, bumbu-bumbu instan dll) asal yang ada merknya (bukan wadahan curah tanpa merk) dan tidak mengandung daging, tidak masalah.
Kalau beras akan terdeteksi sebagai biji-bijian memang berisiko karena masuk US tidak boleh bawa biji-bijian, bibit tanaman, dan tanaman. Jadi tidak usah juga bawa bumbu-bumbu yang masih dalam bentuk aslinya, kalau sudah dalam bentuk bubuk tidak masalah asal dalam kemasan yang ada merknya.
Yang perlu diingat ketika masuk US dan bawa makanan adalah jangan lupa isi formulir custom declare. Centang bagian membawa makanan. Nanti pas masuk, sama petugasnya akan ditanya bawa makanan apa. Jujur aja dijawab bawa makanan instan.
Kalau declare bawa makanan dan sekiranya ada makanan yang tidak boleh masuk, kemungkinan terbesar makanannya hanya akan disita dan dibuang, tapi tidak akan menimbulkan masalah. Tapi kalau tidak declare bawa makanan dan ditemukan ada makanan di dalam koper, akan kena denda kalau gak salah sih sekitar $300.
Jadi daripada kena denda, jujur aja isi di formulir bahwa bawa makanan dan pastikan makanan yang dibawa:
1. Tidak mengandung daging.
2. Dalam kemasan yang ada merknya.
3. Bukan dalam bentuk biji-bijian, tanaman, bagian dari tanaman (daun, batang, dll).
Anw, makanan dan bumbu-bumbuan Indonesia di New York ada yang jual, jadi sebenarnya tidak perlu terlalu repot juga bawa-bawa dari Indonesia sih. Mungkin cukup bawa persediaan untuk beberapa hari di awal aja.
LikeLiked by 1 person
Terima kasih informasinya mba. Lengkap bangeeettt. Siap, dicatat!
LikeLike
Hi mba, aku nanya lg ya 😁 Katanya turis biasa gak bisa ya langsung belanja di target atau costco gitu? Harus resident us ya?
LikeLike
Eh siapa bilang? Kayaknya salah deh infonya. Hehehe
Target itu kayak hypermarket biasa, kalau mau belanja ya tinggal beli aja.
Kalau Costco, dia membership based. Secara umum kalau mau belanja di Costco harus punya kartu member. Jadi urusannya bukan perkara resident atau bukan, tapi perkara punya kartu member apa gak. Cuman ya memang untuk jadi member perlu ID, yang mana akan lebih mudah kalau punya ID lokal.
Nggak ada diskriminasi antara turis atau resident kalau perkara belanja mah. Cuma memang ada beberapa wholesale yang menerapkan sistem membership untuk orang yang mau belanja, Costco salah satunya.
LikeLike
Makasiyyy bangeeet infonya. Aku rencana brkt akhir september. Kalau aku nanya2 lg masih boleh ya mba
LikeLike